" Selamat Datang di IdeaNusantara "




kontraktor bangunan - jasa renovasi rumah - jasa bangun rumah



6.5.18

CARA MUDAH MENDESAIN GUEST HOUSE

CARA MUDAH MENDESAIN GUEST HOUSE

Guest House yang didesain dengan konsep atau tematik, akan membuat guest house tampil beda, sehingga diharapkan akan menambah nilai jual guest house pada konsumen. Konsep yang ditampilkan bukan hanya merubah tampilan depan bangunan, namun konsisten sampai di dalam bangunan. Kebanyakan guest house hanya mendesain tampak depan saja, namun ketika menata kamar-kamar dan ruang-ruang lain sudah kembali lagi ke sisi ekonomis.

Bahkan esensi guest house sebagai “rumah” sudah hilang, tergantikan dengan deretan kamar-kamar yang sepintas akhirnya menyerupai kost atau penginapan biasa. Hal ini dikarenakan pemilik guest house mengejar untuk menambah jumlah kamar sebanyak-banyaknya sehingga melupakan bahwa guest house adalah “rumah”.

# Baca juga: 3 Perbedaan Antara Guest House Dan Hotel

Berikut 4 tips merencanakan konsep guest house agar terlihat menarik dan nyaman dengan konsep desain atau tematik :

1. Memilih Konsep Desain
Pilih konsep yang ingin diusung, apakah kontemporer, minimalis, kolonial, etnik, etnik Bali, dsb. Sebagai contoh misalkan rumah yang akan dijadikan guest house adalah rumah dengan ciri khas bangunan kolonial, maka konsep yang diusung sebaiknya konsep kolonial untuk mengikuti bangunan yang sudah ada. Bangunan yang ada dipertahankan dengan menambah ruang-ruang baru (renovasi), tentunya bangunan baru harus diatur agar tidak terkesan tambal sulam dengan bangunan yang sudah ada.

sumber: project yang sudah dikerjakan.
Konsep Etnik Bali Kontemporer


Jika di lahan anda belum ada bangunan, maka proses desain akan lebih mudah lagi karena proses desain bisa lebih bebas tanpa memperhitungkan bangunan yang sudah ada. Konsep yang dipilih bisa lebih bebas lagi, karena guest house didesain mulai dari awal.


2. Mengatur Ruang
Menata ruang guest house harus tetap diusahakan kembali ke fungsinya sebagai “rumah” yang disediakan untuk tamu menginap. Jadi ruang-ruangnya adalah ruang-ruang yang selayaknya ada dalam rumah. Misalnya, ruang tamu adalah area front office dan lobby sebagai penerima tamu. Ruang santai/ruang bersama yang bisa difungsikan sebagai area santai bagi tamu yang menginap. Dapur atau pantry yang bisa digunakan tamu yang ingin membuat kopi atau teh.

sumber: Rumah Senjakala, Yogyakarta

Kamar-kamar ditata sebisa mungkin meminimalkan posisi berderet atau me-lorong. Memperbanyak bukaan, misalnya taman dengan tanaman atau dengan batu koral sebar. Pada teras, taman, atau halaman belakang bisa disediakan kursi/bangku untuk tempat duduk santai bagi tamu sambil menikmati kopi atau makanan ringan yang disediakan oleh guest house.


3. Memilih Bahan dan Furniture
Pilih bahan atau material yang sesuai konsep, misalnya konsep kolonial ataupun rumah Tionghoa bisa menggunakan ubin jadul sebagai aksen pada lantai, kaca patri . Konsep etnik Jawa bisa menggunakan gebyok ataupun jendela krepyak. Konsep kontemporer tropis bisa bermain-main dengan kayu dan batu bata ekspos, dsb.

Ekspos bata

Tangga kayu & Hand railing kayu
sumber: project yang sudah dikerjakan


Pilih pernik-pernik interior yang masih memiliki benang merah dengan konsep desain yang anda pilih, misalnya jika mengambil konsep kolonial, pasang foto-foto jadul rumah belanda, atau foto jadul kota tempat guest house berada. Jika mengusung konsep Rumah Tionghoa bisa menggunakan memilih baju kebaya encim atau lukisan tulisan Cina yang dipajang di dinding. Anda bebas bermain-main dalam menentukan pernik-pernik yang akan anda pajang, bahkan anda bisa membuat sendiri jika memungkinkan atau berburu barang-barang kuno, dsb.


4. Konsisten
Konsisten adalah kata kunci dalam mewujudkan guest house tematik anda, mulai dari pintu masuk sampai penataan interiornya harus kompak. Konsep bangunan dan penataan interior harus terus terhubung benang merah dengan konsep keseluruhan. Penambahan kamar juga harus diperhatikan, jangan sampai hanya karena mengejar sisi ekonomis, maka penambahan kamar terkesan tambal sulam, bahkan melupakan penataan interiornya.




Related Article:

0 comments:

Posting Komentar


 

Popular Posts

DISCLAIMER :
Desain web, gambar desain dan gambar-gambar dalam web ini adalah milik ideaNusantara (Ide Media Arsitektur Nusantara). Beberapa foto bersumber dari pihak lain. Penggunaan gambar dan desain dalam web ini harap mencantumkan link www.IdeaNusantaraMalang.com
Design web by : IdeaNusantara , gambar design by: IdeaNusantara.

Total Tayangan Halaman

How We Work?

Copyright © 2010 IDEANUSANTARA | Konsultan Jasa Arsitek, Desain Interior dan Furniture di Malang. All rights reserved.
Themes by Ide Media Arsitektur Nusantara >