" Selamat Datang di ideaNusantara "

Gambar sketsa di samping adalah Masjid Sultan Singapore dibangun pada tahun 1824 untuk Sultan Hussein Shah, sultan pertama di Singapura. Seratus tahun kemudian, masjid tua ini memerlukan perbaikan, rekonstruksi Masjid ini didesain oleh Denis Santry dari Swan and Maclaren, firma arsitektur tertua di Singapura. Arsitek Denis Santry mengadopsi gaya Sarasenik atau gaya Gotik Mughal, lengkap dengan menara menggantikan masjid lama yang berarsitektur Indonesia pada masjid sebelumnya dan dibangun kembali pada tahun 1932.
Setiap dasar kubah didekorasi dengan ujung botol kaca yang disumbangkan oleh umat Muslim yang kurang mampu selama masa pembangunannya.Dikukuhkan sebagai monumen nasional pada tahun 1975, masjid tersebut merupakan titik utama masyarakat Muslim di Singapura sampai saat ini.


12.8.09

FENG SHUI : Optimalkan Rezeki yang Masuk ke Pintu


Pintu utama yang mewakili pintu masuk bagi penghuni atau tamu, dalam Feng Shui diibaratkan sebagai mulut yang dapat menghantarkan hawa rezeki untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi penghuni. Energi tersebut biasa disebut dengan energi Qi, yang diterjemahkan bebas sebagai “energi rezeki”.

Mencari Hawa Qi
Hawa Qi memang sangat dicari dalam Feng Shui, sehingga pakar mengatakan, “kualitas dalam menghitung bangunan rumah tinggal identik dengan sejauh mana kita dapat ‘menjebak’ Qi untuk singgah lebih lama dalam bangunan yang dijadikan obyek perhitungan”.
  • Carilah kekuatan air yang ada di depan pintu rumah, entah itu sungai, kolam, danau atau laut yang tenang dan jernih. Kalau itu semua tidak ada, maka buatlah empang atau kolam di sisi depan rumah. Tetapi boleh atau tidaknya kekuatan air tersebut harus mempertimbangkan kedudukan dan arah hadap rumah. Air yang tenang nan menyejukkan dalam Feng Shui identik dengan kelimpahan kekayaan, sebab di sekitarnya energi Qi akan berkumpul dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan lokasi lainnya.
  • Kita harus menyerap dengan baik energi Qi yang ada di luar agar singgah dan masuk ke dalam rumah. Karenanya, dalam merencanakan Feng Shui untuk letak pintu masuk diharapkan posisinya terletak di area yang benar agar bisa mengundang hawa Qi masuk ke dalam rumah dengan mudah.
  • Energi Qi yang masuk harus bisa disebarkan ke seluruh penjuru rumah, baik yang ada di lantai bawah maupun lantai yang ada di atasnya. Caranya dengan membuat tata ruang dengan penyekat dan pencahayaan yang benar, memiliki alur gerak yang dinamis tanpa terputus.
Menyebarkan Aliran Qi
Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah :
  • Pintu depan dan pintu belakang jangan berada dalam satu posisi lurus. Posisi ini hanya akan menciptakan “lorong angin” dan mendorong Qi yang masuk rumah langsung terbuang begitu saja, sehingga Qi tidak bisa mengisi seluruh penjuru rumah.
  • Jangan membuat lorong yang panjang dan gelap, sebab energi Qi akan melemah. Bangkitkan Qi yang lemah dengan memasang lampu di lorong tersebut.
  • Jangan menempatkan dua pintu saling berhadapan, sebab energi Qi akan tersedot dan terbagi. Qi yang masuk juga tidak optimal karena hanya mengisi setengah ruang saja.
  • Buatlah sekat berdasarkan ilmu tata ruang yang intinya akan menghantarkan Qi atau membuat udara mengalir bebas dan menyebar ke seluruh ruang. Pintu dan jendela (pada penataan yang benar) akan memompa atau mendorong Qi untuk mengalir, tumbuh, dan bertahan lama di dalam rumah.




Related Article:

0 comments:

Posting Komentar


 

Popular Posts

DISCLAIMER :
Desain web, gambar desain dan gambar-gambar dalam web ini adalah milik ideaNusantara (Ide Media Arsitektur Nusantara). Beberapa foto bersumber dari pihak lain. Penggunaan gambar dan desain dalam web ini harap mencantumkan link www.IdeaNusantaraMalang.com
Design web by : IdeaNusantara , gambar design by: IdeaNusantara.

Total Tayangan Halaman

How We Work?

Copyright © 2010 IDEANUSANTARA | Konsultan Jasa Arsitek, Desain Interior dan Furniture di Malang. All rights reserved.
Themes by Ide Media Arsitektur Nusantara >