" Selamat Datang di ideaNusantara "

Gambar sketsa di samping adalah Masjid Sultan Singapore dibangun pada tahun 1824 untuk Sultan Hussein Shah, sultan pertama di Singapura. Seratus tahun kemudian, masjid tua ini memerlukan perbaikan, rekonstruksi Masjid ini didesain oleh Denis Santry dari Swan and Maclaren, firma arsitektur tertua di Singapura. Arsitek Denis Santry mengadopsi gaya Sarasenik atau gaya Gotik Mughal, lengkap dengan menara menggantikan masjid lama yang berarsitektur Indonesia pada masjid sebelumnya dan dibangun kembali pada tahun 1932.
Setiap dasar kubah didekorasi dengan ujung botol kaca yang disumbangkan oleh umat Muslim yang kurang mampu selama masa pembangunannya.Dikukuhkan sebagai monumen nasional pada tahun 1975, masjid tersebut merupakan titik utama masyarakat Muslim di Singapura sampai saat ini.


6.3.09

Merubah Interior, Mencari Suasana Baru [TIPS]

Coba ingat-ingat kapan terakhir kali anda merubah interior rumah anda. Sedangkan penampilan anda mungkin sudah sering berganti, lalu bagaimana dengan interior rumah anda?. Merubah interior terkadang bisa memberi suasana yang berbeda, meskipun sekedar merubah tata letak perabot, mengganti cat dinding, menyusun tata letak lukisan atau foto, yang penting interior rumah anda sedikit berbeda dari biasanya. Luangkan waktu anda sejenak untuk merancang interior rumah anda. Perhatikan perabot-perabot dan kondisi rumah anda, jangan kawatir mendesain interior tidak harus menghabiskan dana anda.

Kalau anda ragu untuk memulai merubah desain interior dalam rumah anda, saran saya mulailah dari kamar tidur anda. Kamar Tidur adalah ruang yang bersifat pribadi, ruang ini juga merupakan ruang paling oke untuk bereksperimen merubah interiornya karena tidak terlalu luas dibandingkan jika merubah seluruh ruang dalam rumah.
Mulailah dengan membayangkan kamar tidur seperti apa yang anda inginkan. Merubah tata letak perabot memang cara paling cepat untuk mendapatkan suasana baru. Cara lain adalah dengan mengolah dinding yang melatarbelakangi tempat tidur, dinding ini sebaik didesain khusus untuk menonjolkan keunikan kamar tidur anda.
Jika anda memiliki dana tidak ada salahnya mengganti cat dinding, tidak perlu di cat semua hanya pada salah satu sisi dinding saja sisi, dinding yang di cat dengan warna yang kontras adalah sisi dinding yang melatarbelakangi tempat tidur. Untuk mengisi kekosongan di atas kepala tempat tidur bisa diletakkan foto, lukisan, atau gambar (lihat gbr.1).
gambar 1

Jika dana anda mencukupi, tidak ada salahnya mencoba membuat panel dari multipleks atau dari gypsum. Ukuran panel kurang lebih 2 x 2.5 m atau bisa juga menutupi seluruh dinding. Panel kemudian ditutup dengan cat warna yang kontras dengan warna dinding lainnya (lihat gbr.2 dan gbr.3)
gambar 2

gambar 3

Panel tersebut bisa juga digunakan sebagai tempat menggantung foto, koleksi lukisan atau hiasan unik lainnya. Untuk kesan dramatis bisa juga menambahkan lampu sorot kecil mengarah pada foto atau lukisan. Bisa juga lampu disembunyikan di pinggir panel, sehingga keunikan panel ini terlihat jelas.
Langkah terakhir adalah menata perabot lain yang ada di adalam kamar tidur anda, misalnya: meja rias, kursi, lemari pakaian, perangkat elektronik, dsb. Padu padankan bahan, motif ataupun detail dari setiap perabot anda, namun tetap mempertahankan desain yang modern dan simpel yang pasti harus sesuai dengan gaya anda.
Jika kamar tidur anda sudah selesai dengan hasil yang memuaskan, maka bisa dilanjutkan lagi pada ruang-ruang lain di rumah anda.
Selamat mencoba ..!


Related Article:

0 comments:

Posting Komentar


 

Popular Posts

DISCLAIMER :
Desain web, gambar desain dan gambar-gambar dalam web ini adalah milik ideaNusantara (Ide Media Arsitektur Nusantara). Beberapa foto bersumber dari pihak lain. Penggunaan gambar dan desain dalam web ini harap mencantumkan link www.IdeaNusantaraMalang.com
Design web by : IdeaNusantara , gambar design by: IdeaNusantara.

Total Tayangan Halaman

How We Work?

Copyright © 2010 IDEANUSANTARA | Konsultan Jasa Arsitek, Desain Interior dan Furniture di Malang. All rights reserved.
Themes by Ide Media Arsitektur Nusantara >