" Selamat Datang di ideaNusantara "


Studio Arsitektur Idea Nusantara, merupakan penyedia jasa desain arsitektur di kota Malang.
Konsep Idea Nusantara adalah "one stop design", mulai dari tahap desain sampai tahap pelaksanaan. Kami juga menyediakan jasa desain dan pembuatan elemen interior dan furniture.





23.6.16

BENARKAH ANDA MEMBUTUHKAN JASA ARSITEK?


Benarkah Anda Membutuhkan Jasa Arsitek ?

“Mau bangun rumah? Buat apa jasa arsitek? Kan tinggal ketik di google, liat di majalah,dsb, trus cari mandor atau tukang bangunan, sodorin gambarnya, jadi deh..”




Sebelum anda memutuskan bahwa anda perlu jasa arsitek, sebenarnya apa yang anda pikirkan tentang arsitek/desain interior? Apa anda hanya butuh gambar? Kalau butuh contoh gambar tinggal “klik” saja di google, misal anda ingin rumah minimalis, ketik “rumah minimalis” atau “desain rumah minimalis”, maka ribuan gambar rumah minimalis akan terpampang di layar monitor anda, kalau masih kurang banyak, anda ketik lagi dengan bahasa Inggris “minimalist house”, akan ada lagi ribuan rumah minimalis yang bisa anda lihat.

Jika yang anda butuhkan bukan hanya sekedar “gambar”, namun juga penataan ruang sesuai kebutuhan, pemilihan dan penataan furniture, penghawaan, pencahayaan, bagaimana menyiasati lahan terbatas, pemilihan bahan sesuai anggaran yang anda miliki, hingga memahami keseharian seluruh penghuni rumah sehingga desain bisa nyaman bagi seluruh penghuni rumah, maka anda membutuhkan jasa arsitek/desainer untuk memberikan solusi desain.

Ketika anda memutuskan menggunakan jasa arsitek, terlebih dahulu cari informasi siapa itu arsitek/desainer? Apa tugas yang dilakukan arsitek/desainer? Tanpa perlu panjang lebar saya menjelaskan, cara gampangnya adalah memanfaatkan google untuk memberi informasi segala hal tentang arsitek/desainer. Jika anda sudah paham dengan arsitek/desainer dan anda memang benar-benar membutuhkan jasa mereka silahkan menghubungi mereka. Oke, sudah paham yaa..siapa itu arsitek/desainer dan apa tugasnya?..


PROSES DESAIN

Kami coba menjelaskan tentang APA ITU PROSES DESAIN?. Ketika anda sakit dan harus ke dokter, tentunya anda akan menceritakan semua keluhan anda pada dokter, lalu dokter akan memeriksa anda, mendiagnosa dan jika diperlukan dokter akan meresepkan obat sebagai usaha untuk menyembuhkan anda. Begitu juga ketika anda mendatangi kami, misalnya anda akan membangun rumah, tentunya kami akan berusaha menggali informasi mengenai rumah apa yang anda butuhkan, desain seperti apa yang anda inginkan, siapa penghuninya, apa keinginan setiap penghuni, berapa anggaran yang anda siapkan, dsb. Setelah data-data yang diperlukan dari pemilik rumah sudah cukup, maka kami akan mulai dengan membuat GAMBAR DESAIN sebagai usaha untuk menjawab PERMASALAHAN anda. Desain ini belum tentu sesuai dengan keinginan klien, sehingga akan ada proses yang namanya Proses Revisi, jumlah revisi biasanya lebih dari sekali tergantung kebijakan masing-masing arsitek/desainer. Dari revisi-revisi itu diharapkan desain akan sesuai dengan kebutuhan, keinginan dan tentunya anggaran yang disiapkan klien.

Lamanya proses desain tidak bisa kami pastikan, yang pasti tidak mungkin pesan hari ini besok harus jadi. Proses desain bisa jadi hanya dalam hitungan hari/minggu tapi bisa jadi sampai hitungan bulan, tergantung dari proses desain dan revisinya (jika ada revisi). Mungkin tanpa disadari oleh klien bahwa Proses Desain ternyata adalah sebuah proses yang cukup panjang dan ketika kami sudah mulai mendesain, maka kami sudah mengeluarkan produk yang disebut DESAIN. Apakah anda harus bayar jasa kami? Apakah saat anda minum obat, harus sembuh dulu baru bayar ke dokter atau apotik...??

Saran kami, sebelum anda menghubungi arsitek atau penyedia layanan jasa desain, pastikan dan yakinkan diri anda bahwa anda "memang" butuh jasa mereka, terbukalah dengan mereka, pastikan anda nyaman dengan mereka, karena proses desain adalah proses komunikasi antara arsitek/desainer dan klien yang cukup panjang. Bahkan kami akan menolak secara halus calon klien yang membuat kami tidak nyaman, meskipun klien tersebut menjanjikan project dengan nominal yang besar, karena buat kami klien yang membuat kami nyaman adalah klien yang menghargai kami sebagai arsitek dan menghargai sebuah proses desain.

# Lihat juga artikel "RIBET-NYA PROSES DESAIN"


14.6.16

"RIBET"-NYA PROSES DESAIN

Seringkali kami menghadapi klien yang belum memahami sebuah proses desain, ketika mereka bertanya "harga per-meternya berapa?", sudah bisa ditebak pasti orang ini belum paham dengan proses desain, karena pertanyaan itu akan lebih pas ditanyakan di toko kain hehehe..
Kenapa kami bilang belum paham proses desain? karena untuk menjawab pertanyaan itu harus melewati sebuah proses desain. Kami memaklumi karena selama ini di masyarakat telah terbiasa jika membangun rumah, anda hanya mengandalkan pertanyaan "harga per meternya berapa?", jika dirasa sesuai dengan budget, maka bisa langsung di eksekusi, tanpa melalui proses desain, terkadang gambar desain juga ala kadarnya.
Memang praktis..tapi tahukah anda dengan harga per meter yang sudah anda ketahui di awal, bahkan ketika gambar desain pun belum ada, apakah anda tahu rumah seperti apa yang akan anda dapatkan?.
Kami mencoba mengenalkan proses desain dalam setiap project yang kami kerjakan. Proses desain dimulai dengan :

1. Data Awal Data awal adalah informasi yang kami perlukan di awal proses desain, atau lebih tepatnya sebelum memulai desain, informasi atau data awal ini antara lain:
a. Budget
Banyak orang yang masih belum terbuka dengan budget, padahal info budget sangat penting kami ketahui dari awal untuk menjadi "batasan" ketika nanti membuat desain, menentukan luasan bangunan dan pemilihan bahan. Kecuali anda termasuk orang yang tanpa batasan alias uang bukan masalah, lain cerita yaa...
b. Kebutuhan Ruang = Luasan Lantai Bangunan
Kebutuhan ruang adalah data tentang ruang/area yang anda butuhkan dalam rumah anda, mulai dari carport, garasi, teras, ruang tamu, ruang keluarga, ruang tidur, dapur, kamar mandi, gudang, dsb. Total luasan ruang/area itu nanti yang akan menjadi luasan lantai bangunan keseluruhan. Luasan ini akan menjadi "batasan" juga, apakah anda ingin rumah di kisaran luas 100-200 m2? maksimal 400m2?, dst.
c. Konsep/Tema Desain
Desain rumah bisa diwujudkan dalam berbagai konsep desain, misalnya: konsep rumah resort, konsep rumah ecogreen, konsep rumah minimalis, konsep rumah tradisional, dsb. Tahap tanya jawab dengan pemilik rumah sebagai penghuni rumah akan menentukan konsep apa yang akan dipilih. Konsep yang dipilih akan diselaraskan dengan keilmuan arsitektur, misalnya: penghawaan, pencahayaan, sirkulasi, estetika, dst.

2. Gambar Desain 2 Dimensi
Setelah semua data awal kami kantongi, mulailah kami membuat gambar desain yang kami sajikan dalam bentuk penataan denah dua dimensi. Apakah penataan denah dan luasan masing-masing ruang/area sudah mencukupi dengan kebutuhan pemilik rumah?, apakah luasan masih sesuai dengan budget yang dianggarkan? (ingat...fungsi budget sebagai batasan). Dalam tahapan ini luasan lantai bangunan sudah bisa diketahui.

3. Gambar Desain 3 Dimensi
Setelah penataan denah selesai, maka proses desain dilanjutkan dengan gambar desain 3 dimensi, desain bangunan secara 3 dimensi sudah terlihat. Dalam tahapan ini mulai dipilih material-material yang akan digunakan. Apakah pemilihan bahan sesuai dengan konsep yang dipilih?, bagaimana estetika nya?, apakah masih sesuai dengan budget? (ingat...fungsi budget sebagai batasan).

4. Menghitung RAB (Rencana Anggaran Biaya)
Tahap ini adalah menghitung seluruh anggaran, yang semuanya disesuaikan dengan desain yang sudah disepakati. Jika anda ingin mengetahui harga per meter bangunan maka, tinggal anda hitung antara:
Total dari anggaran biaya : luasan lantai bangunan = harga per-meter bangunan
Hasilnya bisa berbeda-beda pada tiap orang, karena budget tiap orang berbeda-beda, kebutuhan luasan lantai bangunan juga berbeda-beda, pemilihan bahan juga berbeda-beda. Jadi, jangan samakan harga per-meter bangunan rumah anda dengan tetangga anda, pasti tidak sama. Kecuali anda beli rumah di perumahan yang kondisinya serba sama/seragam/massal.

Sekilas memang proses desain terasa ribet, namun sebenarnya tidak juga. Karena dengan proses desain anda memiliki perencanaan yang matang mengenai desain dan pembiayaannya. Semua project yang kami kerjakan selalu melalui proses desain, pantang bagi kami mengerjakan project tanpa melalui proses desain, karena bakal bikin ribet hehehe.. Jadi, kalau di awal kami ditanyain "harga per meternya berapa?", harap maklum kalau kami tidak bisa menjawab yaaa....




12.3.15

DESAIN RUMAH MODERN MINIMALIS - MALANG

Trend gaya minimalis  pada rumah tinggal, diwujudkan dalam  desain rumah ini. Namun, tetap harus memiliki keunikan atau ciri khas tersendiri sebagai cerminan dari pemilik. Desain rumah modern minimalis 1 lantai ini berdiri pada lahan berukuran 9 x 17 m. Dengan Kebutuhan ruang yang lumayan banyak dan pengaturan bukaan - bukaan sebagai area pertukaran udara, desain ini tetap menampilkan gaya minimalis yang ringan, modern dan anggun.

Gambar : Bird Eye View

Gambar : Interior ruang Keluarga



11.3.15

MERENCANAKAN DESAIN CAFE

Perkembangan Café
Merujuk pada Kamus Bahasa Indonesia, definisi Café adalah "restoran kecil yang melayani dan menjual makanan ringan dan minuman, kafe biasanya digunakan untuk rileks". Namun, saat ini café bukan sekedar tempat untuk membeli makanan ringan atau minuman, café telah berkembang menjadi tempat berkumpul, bersosialisasi, pertemuan bisnis, gaya hidup atau sekedar untuk melepaskan penat. Tentunya mereka mencari café yang nyaman, yang menarik, bukan hanya café yang memilik menu-menu special. Perkembangan gaya hidup itulah yang harus dipahami pelaku bisnis café. Desain cafe juga berperan penting membuat pengunjung betah dan ingin kembali. Cafe haruslah terlihat rapi, bersih, nyaman dan unik. Akan lebih baik jika cafe memiliki konsep tersendiri yang diterapkan ke dalam interior cafe sehingga menjadi ciri khas yang akan diingat pengunjung. 

Segmentasi Café
Layaknya majalah atau acara televisi, café pun memiliki diferensiasi segmentasi, biasanya tersaji dari interior, acara/event yang sering diadakan ataupun rate harga menu café tersebut. Misalkan ada café yang dirancang khusus untuk penggemar musik, pembaca buku, penggemar motor, penggemar seni, mahasiswa dan masih banyak lagi. Dari diferensiasi segmentasi itulah proses untuk membuat konsep desain café bisa dimulai. 

Tema Desain Café
Layaknya pada rumah tinggal, ada bermacam-macam tema yang bisa diterapkan dalam mendesain café, antara lain:
1. Vintage : kuno, tua, klasik, antik, 100 tahun lebih tua dari saat ini. Tema vintage bisa dipecah lagi menjadi vintage eropa klasik, vintage western, dan vintage local dari Indonesia.

Sumber: Balique Café Restaurant, Jimbaran-Bali, Indonesia 

  2. Industrial Design : tegas, unfinished, material upcycle dan recycle, kesan maskulin sangat terasa, sedikit permainan warna dan diseimbangkan dengan material kayu untuk kesan hangat.

Sumber: Code Black Coffee, Melbourne-Australia 

  3. Pop Movement/Pop Art : dinamis, out of the box, mendobrak batas-batas seni, memanfaatkan simbol-simbol dari TV, iklan, dan koran. Warna cerah dan tegas, text huruf yang tebal. Material elastis, fiber glass, plastic.

Sumber: Café Boulud, Toronto-Canada 

  4. Rustic Design : tidak di finishing, texture kasar, dominasi ekspos material alam, kayu, batu, warna terakota, nuansa gelap-terang, kesan yang ditimbulkan hangat dan alami.

Sumber: D’Keik Bakery and Resto, project Studio Arsitektur Idea Nusantara. 

Dan masih banyak lagi tema desain yang bisa diterapkan pada perencanaan desain café.

Merencanakan Anggaran
Untuk memulai usaha café tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya untuk mendesain café bisa jadi menguras anggaran, namun semuanya bisa diatasi dengan kejelian anda dalam berkreasi. Konsep yang diusung sebuah kafe akan menentukan besar kecil anggaran. Pemilihan furniture yang cerdas juga akan mempengaruhi besar kecil anggaran yang harus dikeluarkan. Jika anggaran terbatas, sebaiknya buatlah skala prioritas dalam mendesain interior dan eksterior café.


17.2.15

BERAPA (SEBENARNYA) BIAYA RENOVASI RUMAH ?

Banyak yang masih salah kaprah dalam memahami kata-kata ”renovasi rumah”. Banyak yang mengira “hanya” menggeser tembok, menambah kamar di atas, atau merubah tampak muka rumah adalah renovasi kecil yang tentunya membutuhkan biaya kecil juga. Pada kenyataannya, renovasi rumah yang “hanya” ingin menggeser tembok atau menambah ruangan ke atas ternyata tidak serta merta bisa disebut pekerjaan kecil dengan biaya kecil.

 Anda mengira hanya ingin menambah ruangan dengan ukuran 2,5m x 4m = 10 m2 dengan asumsi biaya bangunan 2,5jt/m2, maka anda akan menyiapkan anggaran 10 x 2,5jt = 25 juta. Sebenarnya anda tidak sepenuhnya salah, hanya anda lupa memperhitungkan konsekuensi dari renovasi. Seringkali setelah mengetahui biaya-biaya lain yang timbul dari konsekuensi renovasi rumah, klien akan terkejut karena ternyata biayanya bisa jadi diluar bayangan mereka.

 Secara garis besar kami akan membagi renovasi rumah menjadi dua, yaitu renovasi horizontal dan renovasi vertikal. Renovasi horizontal masih berada dalam satu level ketinggian yang sama, misal: menggeser tembok untuk melebarkan bangunan. Sedangkan renovasi vertikal adalah menambah luas bangunan ke atas atau beda level ketinggian, misal: menambah ruangan di lantai atas karena di bawah sudah tidak memungkinkan.

 Ada konsekuensi pekerjaan karena renovasi yang dilakukan, konsekuensi yang timbul dalam setiap pekerjaan renovasi bisa berbeda-beda tergantung dari apa yang akan direnovasi. Ketika anda memutuskan untuk menambah ruangan tentunya harus dipikirkan bagaimana strukturnya, misalnya struktur atap, apakah membuat atap baru atau membongkar sebagian atap dan menyambung atap lama dengan atap baru. Menyambung atap pun akan memiliki resiko terjadi kebocoran sewaktu hujan, untuk itu ada pekerjaan-pekerjaan tambahan untuk meminimalkan resiko kebocoran tersebut. 

Sedangkan untuk renovasi rumah yang sifatnya vertikal atau menambah luasan ke atas, yang harus diperhatikan adalah mengecek kekuatan fondasi. Kebanyakan fondasi rumah 1 lantai tidak disiapkan untuk rumah 2 lantai, apakah akan dibuat fondasi baru atau fondasi lama dikuatkan (istilah awamnya suntik fondasi). Selain itu yang sering dilupakan adalah menyiapkan area bebas di lantai 1 untuk meletakkan posisi tangga. Bisa jadi anda harus merelakan salah satu ruang di lantai 1 untuk digunakan sebagai area tangga.

 Selain itu ada bagian-bagian tertentu dari bangunan yang harus dijaga karena tidak terkena renovasi namun berpotensi terjadi kerusakan, misal: tembok yang berada disamping tembok yang direnovasi, menjaga keramik lantai agar tidak pecah selama proses renovasi, dsb. Dan menyesuaikan kondisi bangunan yang baru direnovasi dengan bangunan lama, misal: tampilan cat dinding lama dan baru, menambah keramik lantai dengan motif yang sama, dsb.

 Konsekuensi-konsekuensi itulah yang ikut menambah anggaran biaya dalam sebuah pekerjaan renovasi. Bisa jadi nilai rata-rata per m2 bangunan yang direnovasi bisa lebih tinggi daripada rata-rata nilai bangunan baru.

 Jadi, sebelum anda memutuskan untuk merenovasi rumah anda, pastikan dulu bahwa renovasi ini benar-benar harus anda lakukan karena kebutuhan ruang yang mendesak. Sebaiknya pilih salah satu renovasi saja, apakah renovasi horizontal ataukah vertikal. Jika luasan di lantai 1 masih memungkinkan sebaiknya renovasi horizontal saja. Namun, jika dirasa di lantai 1 sudah tidak memungkinkan untuk menambah ruang maka jalan satu-satunya adalah renovasi vertikal dengan menambah bangunan ke atas. Rencanakan dengan teliti segala konsekuensi dari renovasi yang akan anda lakukan, sehingga anda bisa menyiapkan biaya tambahan untuk pekerjaan-pekerjan tambahan yang timbul dari renovasi yang anda lakukan.


30.12.13

KONTRAKTOR PELAKSANA


Studio kami juga menyediakan jasa kontraktor pelaksana. Idea Nusantara memiliki tim pelaksana yang siap untuk melaksanakan desain yang sudah fix. Hasil karya yang pernah kami desain dan dibangun bisa dilihat dimenu GALERI.

Silahkan Klik "KONTAK KAMI" untuk mengisi form contact Idea Nusantara Studio


DESAIN INTERIOR DAN FURNITURE


Desain interior dan furniture adalah salah satu bentuk jasa yang kami tawarkan untuk membantu anda menata interior dan mengisi furniture-nya. Misalnya untuk penataan interior rumah anda termasuk pembuatan furniturenya, atau anda baru membeli sebuah ruko, dan akan digunakan untuk cafe atau kantor, maka kami akan mendesainkan penataan ruang-ruangnya sekaligus mendesainkan furniturenya (custom) atau membelikannya (jika furniture adalah produk pabrikan). Dan semua kelengkapannya (AC, Televisi, dan sebagainya).

Hal yang selalu kami tekankan pada klien atau calon klien kami adalah "JANGAN TAKUT DENGAN ARSITEK".

Silahkan klik "KONTAK KAMI", untuk mengisi form contact Idea Nusantara Studio


JASA DESAIN PROFESIONAL


Jasa desain profesional atau jasa konsultasi arsitek adalah salah satu bentuk jasa desain kami.  Desain yang anda dapatkan akan spesifik sesuai dengan yang anda butuhkan. Tidak ada kemiripan dengan desain-desain kami yang lain, karena tiap individu memiliki selera dan kebutuhan yang berbeda, sehingga desain untuk tiap klien berbeda. Hal yang selalu kami tekankan pada klien atau calon klien kami adalah JANGAN TAKUT DENGAN ARSITEK. Selamat Datang di Studio Kami

Silahkan klik "Kontak Kami" untuk mengisi Form Contact Idea Nusantara Studio


JANGAN TAKUT DENGAN ARSITEK



Hal pertama yang selalu kami tekankan pada klien atau calon klien adalah "Jangan Takut Dengan Arsitek". Posisi sebagai arsitek harus dipahami bahwa kami adalah rekan atau partner, untuk bersama - sama mewujudkan apa yang menjadi keinginan klien dalam mewujudkan desain yang diinginkan. jangan ragu untuk memberikan info sedetail-detailnya, sehingga proses desain bisa berjalan lancar, seringkali klien akan mulai tertutup jika sudah menyentuh area "Budget". Padahal, dengan mengetahui anggaran yang disiapkan, maka kami akan lebih mudah membuat desain dan memilihkan bahan yang sesuai dengan budget. Bahkan, bisa mencarikan solusi agar desain bisa terwujud dengan dana yang terbatas. Dan yang lebih penting lagi, dengan menggunakan jasa arsitek, klien memiliki partner konsultasi dan mendapatkan solusi-solusinya.

Kelengkapan gambar design adalah sebagai berikut :
1. Gambar Kerja (Gambar 2Dimensi) sebagai panduan pelaksana di lapangan.
2. Gambar Perspektif (Gambar 3Dimensi) Untuk melihat tampilan bangunan.
3. Rencana Anggaran Biaya (RAB) Untuk mengetahui Perkiraan biaya yang dibutuhkan.




Semoga Bermanfaat, Salam Idea Nusantara


19.12.13

Desain Rumah Tinggal 2 Lantai - Ijen Nirwana E1-2, Malang

Project Desain dan Pengerjaan Fisik Rumah Tinggal 2 lantai - Ijen Nirwana E1-2 Malang, kondisi eksisting masih berupa tanah kavling. Luas lahan kavling 15m x 17m / 255m2, berada pada lahan hook. Posisi lahan menghadap ke timur dan selatan. 
Konsep tampak bangunan bertema Modern Kontemporer, namun tetap mengakomodasi iklim tropis di Indonesia, khususnya di kota Malang.




Proses pembangunan memasuki tahapan Finishing.








 

Popular Posts

Subscribe Us!

Sign In